Sabtu, 01 Desember 2012



Allah Tritunggal Maha Kudus
Alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. [Roma 11:33-36]
Allah adalah Sang Pencipta "yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya" [Mazmur 146:6].
Apa yang dimaksud dengan Tritunggal Maha Kudus? Ini berarti ada tiga pribadi dalam satu Allah.  "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." [Matius 28:19].
Tiga Pribadi dalam Allah adalah Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus. "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu." [1 Yohanes 5:7] dan ketiga Pribadi dalam Tritunggal MahaKudus setara satu dengan yang lainnya,tetapi masing-masing adalah pribadi yang berbeda, dan masing-masing adalah Allah yang sejati, sungguh-sungguh Ilahi.
Ø  Allah Bapa lebih diresapi pada Perjanjian Lama, di tandai dengan Allah sebagai Sang Pencipta. Allah berkuasa mencipatakan langit dan bumi dan segala insinya. Maka Allah Bapa disebut sebagai Prima Causa Remorta (penggerak satu-satunya yang tidak digerakkan lagi). Allah Bapa adalah asal dari yang ada.
Ø  Allah Putra diresapi pada Perjanjian Baru. Ditandai dengan sang sabda yang hadir di dalam diri Yesus, yaitu dengan sengsara, fafat dan kebangkitannya, berkuasa untuk menebus dosa. Sehingga Zaman Allah Petra, di terima sebagai zaman penebusan.
Ø  Allah Roh Kudus diresapi sebagai Allah yang mendampingi teristimewa pada zaman saat ini. Allah Putra dalam pengajarannya memberi pesan : Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Dalam tata penciptaan Allah yang adalah Roh Kudus menciptakkan segala sesuatu melalui Sabda-Nya. Allah Putra dalam penebusannya mengandalkan Allah Bapa dan karunia Roh Kudus. Allah Roh Kudus dalam mendampingi kita selalu mengandalkan penciptaan Bapa dan pemeliharaan dan penebusan Putra. Maka mulai dari zaman Bapa, Zaman Putra dan Zaman Roh Kudus ketiganya saling meresapi.
Bisakah kita memahami kebenaran ini tentang Allah? Ini adalah suatu misteri yang tidak seorang manusiapun bisa memahami sepenuhnya dengan pikirannya.
Bahan Renungan
Ada banyak hal di dunia ini yang tidak dapat dipahami oleh alam pikiran manusia. Oleh karenanya, jangan heran kalau kita tidak dapat memahami sepenuhnya tentang bagaimana Allah menciptakan dunia.
Jika Allah tidak mewahyukan hal ini kepada kita, kita tidak akan pernah tahu bahwa ada tiga pribadi dalam satu Allah. Allah mewahyukan kepada kita kebenaran yang intim dari diri-Nya karena Dia mengasihi kita dan karena Dia ingin supaya kita melalui iman dan pembaptisan, mendapat keakraban yang mendalam dengan ketiga pribadi.
=> widy<=

1 komentar:

  1. Ulangan 6 : 4 yang dikutip oleh Yeshua ( ישוע, nama Ibrani Yesus ) di Injil Markus 12 : 29

    Teks Ibrani, " שמע ישראל יהוה אלהינו יהוה אחד. "

    Cara membacanya dengan mengikuti aturan tata bahasa Ibrani, " Shema Yisrael YHWH ( Adonai ) YHWH ( Adonai ) ekhad. "
    🕎✡️🐟✝️🕊️📖🇮🇱

    BalasHapus